Archive for the ‘Review’ Category

ORI M10 Superlight

Sunday, September 30th, 2012

Review kali ini tim KomseliS akan membahas tentang  sepeda lipat yang pernah dimiliki oleh salah satu member disini. ORI bikes, produk Taiwan dengan desain dari Inggris yang peredarannya terbatas di Indonesia ini pernah mampir di Semarang. Salah satu varian middle-end yang dibanderol di kisaran 7 jutaan dari ORI bikes yaitu seri M10 Superlight.

ORI M10 Superlight

Superlight pada sepeda lipat ini bukanlah sebuah tempelan semata untuk memperkeren namanya. ORI bikes memang dengan hebatnya mempersembahkan sebuah tunggangan yang benar-benar ringan, hanya 10,4 kg. Jauh dari para kompetitornya yang pada umumnya berbobot 12 kg.

ORI bikes secara kasat mata terlihat seperti “fusion” dari 2 merk sepeda yang sudah terlebih dulu terkenal. Mereka adalah Brompton dan Birdy. Secara fisik, material, chainring dan bentuknya mirip dengan Birdy, sedangkan lipatannya sangat ringkas seperti Brompton. Walaupun ada beberapa kemiripan dengan 2 sepeda lipat tersebut, ORI bikes memang benar-benar memiliki ORIginalitasnya yang terletak pada handlepost berbentuk L pada semua model yang dikeluarkannya. Model handlepost inilah yang hanya satu-satunya didunia dan hanya dimiliki oleh ORI bikes.

Selanjutnya, biarlah gambar-gambar berikut ini yang bercerita…

Crank superbesar 56T “ala” Birdy, menjamin kepuasan gowes dengan kecepatan tinggi ala roadbike

Model 1/2 terlipat untuk posisi parkir yang mirip dengan Brompton namun berkesan lebih sporty. Didukung oleh sepasang roda kecil untuk menyokong frame agar dapat didorong dan menghindari frame bersentuhan langsung dengan tanah

Handlepost yang sangat unik dan ORIginal

RD 105 10sp, spek yang tidak main-main untuk mendukung sepeda ini berlari dengan kecepatan tinggi dan diimbangi dengan “shifting” yang presisi

Benar-benar sepeda dengan lipatan yang sangat ringkas namun sangat ringan untuk ditenteng maupun didorong. Bentuk handlepost tipe L memang di desain untuk mendukung lipatan yang sangat ringkas seperti ini

Kelebihan (+):

  • Bobot sangat ringan, 10,4kg
  • Lipatan sangat ringkas mendukung mobilitas yang mudah dengan cara ditenteng maupun didorong dan penyimpanan yang tidak memakan ruang.

Kekurangan (-):

  • Roda kecil untuk parkir maupun didorong desainnya kurang lebar, sehingga jika diparkir di tempat yang tidak rata sangat memungkinkan sepeda untuk jatuh jika tersenggol sedikit.
  • Roda kecil yang membantu pada saat posisi parkir maupun didorong terkadang bersentuhan dengan kabel rem belakang dan kabel RD yang mengakibatkan posisi sepeda miring
  • Bentuk handle-post L sedikit memberi sensasi sedikit “loss-controll” pada saat digowes dengan kecepatan tinggi diatas 25 kpj.

Spesifikasi (http://www.oribikes.com/ori/products/detial.php?M=0&cID=1&Key=2):

  •  Color Option          Anodised Red, Green, Black
  • Frame & Fork         6061 T6 monocoque aluminium frameset
  • Headset                   FSA 1 – 1/8″, A-Headset, Sealed bearing
  • Front Hub               Alloy Black, with sealed bearings, 24 hole
  • Rear Hub                Alloy Black, with sealed bearings, 24 hole
  • Spokes                     Stainless Steel, Silver, brass nipples
  • Rims                        16″ x 24H, Alloy double wall A/V, CNC, Black
  • Tyres                       Schwallbe Marathon 35-349 B/B+RT HS420 EC 67EPI (65-110PSI)
  • Shifter                     Shimano Rapidfire Pulse for 10SP (SL-R770)
  • R/Derailleur           Shimano 105 Short Cage, 10 speed (RD-5600SS)
  • Crankset                 ORI 56T 170mm w/CNC chainguard
  • Cassette                 SRAM PG-1050 11-28T, 10 speed
  • Seatpost                 31.6mm x 550mm Anodized black AL #2014
  • Saddle                    ORI Sporty Black
  • Handlebar             FSA V-Drive Flat 31.8mm x 600mm
  • Grips                      Dual density ergonomics
  • Brakes                    F: Alloy dual pivot calipers  R: Mini V-brake
  • Brake Levers        Alloy 3 fingers
  • Pedals                    Foldable pedal
  • Chain                      KMC, DX10SC 1/2″ x 11/128″ x 120, 10-sp
  • Weight                    10.4Kgs (not including pedals)

 

Downtube 9FS

Wednesday, July 11th, 2012

Review kali ini kita akan membahas salah satu tunggangan dari wakil ketua Komselis yang sering disapa dengan sebutan Pak Wali, om Eko S. Darminto.

Salah satu koleksi sepeda lipat yang dimiliki beliau adalah Downtube 9FS 2011. FS disini merupakan singkatan dari Full Suspension.

Menurut berbagai info melalui web, sepeda lipat ini memiliki harga berkisar 4 juta-an.

Pak Wali dan 9FS-nya

Spesifikasi:

  • Folded size: approx 30 x 60 x 81 cm (12″ x 23.6″ x 33″) rear swingarm is removable for super compact folding (used on airplanes and boats)
  • Weight: 27 lbs.
  • Folding time: 10 sec
  • Rider Height: 4’9″-6’4″
  • Rider Weight 245lb max
  • Frame: Xtra light Aluminum frame and swing arm with water bottle cage braze-ons and balance bar with 850lb coil spring shock
  • Fork: Zoom fork with disc tabs for disc brakes
  • Saddle: Velo “love channel” saddle
  • Seat post: Kalin 500mm Aluminum seat post
  • Brakes: C Star Aluminum V brakes with strong springs
  • Brake Levers: Radius Aluminum Brake levers
  • Front wheel: Quando 24H QR disc hub with double wall rim
  • Rear Wheel: Quando 28H QR disc cassette hub with double wall rim
  • Tires: Kenda 20×1.5″ front and 20×1.75″ rear
  • Shifters: Sun Race 9sp triggers
  • Cassette: Sun Race 9sp 11-32
  • Derailleur: Sun Race M93 9sp
  • Cranks: Prowheel aluminum 170mm 48T with chain guard
  • Chain: KMC
  • Pedals: Folding right and left

Downtube 9FS

Downtube 9FS dalam kondisi terlipat

Suspensi:

Depan: Menggunakan fork Zoom yang memiliki dudukan untuk pemasangan disc brake jika ingin memodifikasinya. Sistim pengereman standard menggunakan V-brake.

Belakang: Menggunakan model spring atau per. Posisi keras – lembut bisa diatur.

Sangat nyaman digunakan di jalan semi offroad ataupun jalan berpaving, namun masih memiliki efek boobing ketika digowes di jalan aspal walaupun suspensi belakang sudah di set pada settingan terkeras.

fork depan Zoom

suspensi belakang masih menggunakan model spring

terdapat dudukan untuk memasang disc brake pada fork depan dan swing arm belakang.
(disc brake merupakan tambahan modifikasi dari pemilik, spec asli menggunakan v-brake)

Handling:

handle bar yang panjang, memudahkan dalam pengendalian.
(extended stem Satori merupakan tambahan modifikasi dari pemilik)

Sistem perpindahan gear:

Sudah menggunakan cassete, sehingga jika ingin upgrade ke 10 speed tidak perlu lagi mengganti hub.

Bottom bracket sudah menggunakan model sealed bearing, bukan pelor / gotri sehingga lebih awet dan tahan untuk digowes dalam jarak jauh.

Dudukan untuk memasang FD sudah tersedia. Hanya tinggal menambahkan FD dengan type brace-on jika ingin menggunakan dual chainring.

sprocket dan RD

frame sudah memiliki dudukan untuk memasang FD, sehingga tidak membutuhkan adaptor tambahan.
(FD dan dual chainring Sora merupakan tambahan modifikasi dari pemilik)

Sistem pengunci lipatan:

Tuas pengunci lipatan yang sederhana namun kokoh. memungkinkan penggantian yang mudah jika terjadi kerusakan.

Foto: Eko S. Darminto

Sumber: http://downtube-indonesia.blogspot.com/2010/08/downtube-9fs.html

N-Rit Master Vision G3 Original

Monday, July 2nd, 2012

Oleh: Dany Saputra (http://danysaurus.wordpress.com/)

Ketika saya berkunjung ke Ace Hardware, saya menemukan sebuah cap light atau dalam bahasa ndesonya lampu yang bisa dipasang di ujung topi. Sebenarnya ga mau beli karena harganya mahal (sekitar 150 ribuan kalau ga salah) namun saat bertanya ada diskon ternyata pramuniaganya bilang kalau diskon 70%. Alhasil, cap light ini terbeli dengan harga 51 ribu.

Ini adalah sebuah cap light multifungsi. Salah satu produk outdoor N-Rit dari Korea yang beredar di Indonesia. Dalam paket penjualannya, ternyata ada berbagai tipe untuk seri G3. Tipe General Uses (seperti yang saya beli), Night Fishing (dilengkapi 2 LED ungu di tengah untuk menarik ikan), dan Hunting and Tracking (dengan 2 LED hijau di tengah). Namun sepertinya hanya tipe General Uses yang di jual oleh Ace Hardware.

Berbagai Type N-Rit G3

Paket Pembelian:

  • Cap light
  • USB charger

Spesifikasi:

  • 6 Z Power LED 24 Lumens (4 lampu putih di tengah dan 2 lampu merah di samping) yang menurut keterangan dalam paketnya 2½ kali lebih terang dari cap light lainnya.
  • Rechargeable battery up to 550 charges (4 jam pengisian).
  • Berat 1.7 oz (ga tau nih, kalo dikonversi jadi berapa gram)

Mode:

  • Mode 1 (2 LEDtengah menyala konstan) – 70 jam.
  • Mode 2 (4 LED tengah menyala konstan) – 40 jam.
  • Mode 3 (4 LED tengah menyala konstan dan 2 LED merah di samping berkedip) – 29 jam.
  • Mode 4 (2 LED merah disamping berkedip) – 130 jam.
  • Mode 5 (2 LED merah disamping menyala konstan) – 85 jam.
  • Mode Anti Serangga (diaktifkan / dinon-aktifkan dengan cara menekan tombol mode selama 1 detik dalam posisi ON).

Review:

Nyala LED-nya sangat terang terutama di lingkungan yang memang gelap dan mnim penerangan.

Ketahanan baterai sangat awet (saya pernah menggunakan 2x seminggu ±4 jam selama 1 bulan) jadi tidak perlu sering di charge.

Untuk mengisi ulang daya batrai bisa juga menggunakan charger HP Nokia tipe lama (bulat besar).

Jika kamu kreatif, cap light ini bisa dijadikan lampu belakang sepeda dengan menggunakan velcro untuk mengikatkan di bawah sadel.

Website resmi: www.n-rit.co.kr

Selamat Malam,

Dany Saputra

New Seli versi Indonesia FoldingBike

Wednesday, July 28th, 2010
Seli idfb yg terbaru ini memang ditujukan untuk lebih memasyarakatkan seli dgn harga yang terjangkau.
Bahan frame hiten dgn berat kurang lebih 12kg.
Seli dgn kecepatan 7speed ini cukup mantaf dipakainya. Buat yg senang upgrade sdh tersedia tempat buat pasang disc break dan fd.
Dgn harga hanya Rp. 1.888.000, seli ini sdh mendapatkan paket merchandise dari idfb antara lain jersey, kaos, topi, sticker besar dan kecil serta peneng.
Untuk sementara penjualan seli ini dipusatkan di DeltaCycles Bintaro. Dan saat ini sudah ready stock. Silahkan buat rekan2 yg tertarik untuk langsung mengunjungi toko sepeda DeltaCycles Bintaro dengan om Benny.
Mudah2an seli makin banyak yg punya dan terjangkau oleh kalangan yg lebih luas lagi.
Sumber : milis IdFoldingBike Indonesia

Seli idfb yg terbaru ini memang ditujukan untuk lebih memasyarakatkan seli dgn harga yang terjangkau.Bahan frame hiten dgn berat kurang lebih 12kg. Seli dgn kecepatan 7speed ini cukup mantaf dipakainya. Buat yg senang upgrade sdh tersedia tempat buat pasang disc break dan fd.
Dgn harga hanya Rp. 1.888.000, seli ini sdh mendapatkan paket merchandise dari idfb antara lain jersey, kaos, topi, sticker besar dan kecil serta peneng.Untuk sementara penjualan seli ini dipusatkan di DeltaCycles Bintaro. Dan saat ini sudah ready stock. Silahkan buat rekan2 yg tertarik untuk langsung mengunjungi toko sepeda DeltaCycles Bintaro dengan om Benny.
Mudah2an seli makin banyak yg punya dan terjangkau oleh kalangan yg lebih luas lagi.
Sumber : milis IdFoldingBike Indonesia