Archive for July, 2012

Bersepeda ke tempat kerja di bulan puasa, kenapa tidak?

Sunday, July 29th, 2012

Banyak orang berpikir bersepeda dibulan puasa hanya akan membuang tenaga kita, bahkan mengkambing hitamkannya sebagai penyebab batal puasa.

Puasa bukanlah kendala untuk melakukan kegiatan apapun. Tubuh kita sebenarnya memiliki daya tahan untuk melakukan aktivitas dan kegiatan rutin sehari-hari, meskipun dalam keadaan menahan lapar dan haus saat berpuasa.

Berikut beberapa tips yang dapat membantu kita bersepeda di bulan puasa:

  • Beristirahatlah dan tidur yang cukup di malam hari agar mengurangi rasa kantuk dan lelah di pagi hari.
  • Makanlah makanan yang bergizi pada saat sahur sebagai cadangan energi pada saat kita melakukan aktivitas di pagi – sore hari. Makanlah karbohidrat yang lama dicerna, seperti oat meal, roti gandum, dsb. agar awet kenyangnya dan juga lauk kaya protein seperti telur dan daging. Tidak ada salahnya juga mengkonsumsi multivitamin atau madu penambah energi agar lebih percaya diri saat beraktivitas.
  • Periksalah kesiapan sepeda kita sebelum digunakan seperti tekanan angin, rantai, setelan groupset, baut-baut, dsb. Jangan sampai kita mendapat masalah di perjalanan hingga menuntun sepeda karena kita tidak mempersiapkan sepeda dengan baik.
  • Berdoalah sebelum berangkat. Dengan niat yang baik, niscaya Tuhan akan melindungi perjalanan kita.
  • Berangkatlah ke tempat kerja, minimal ½ jam lebih awal dari biasanya. Hal ini bertujuan untuk mengurangi efek panas matahari yang akan membuat kita berkeringat lebih, serta menghindari polusi udara di jam sibuk.
  • Kayuhlah sepeda dengan santai agar tenaga tidak cepat terkuras dan menghindari dehidrasi. Hindari memforsir tenaga dengan tujuan agar cepat sampai.
  • Pilihlah rute ke tempat kerja melalui jalur-jalur yang teduh dan banyak pepohonan, namun jalur tersebut adalah jalur efektif. Jangan mencari jalur teduh namun melenceng jauh dari jalur biasa, karena hal tersebut juga akan membuang waktu dan tenaga kita.
  • Carilah rekan sepergowesan untuk menemani kita berangkat kerja, bisa merupakan teman sekantor ataupun rekan sejalur. Hal ini bertujuan untuk mengurangi kebosanan karena gowes sendirian.
  • Tetap bersabar di perjalanan. Terkadang pesepeda mendapat perlakuan yang tidak menyenangkan di jalan raya. Dengan tetap bersabar dan menjaga emosi, puasa kita akan tetap berjalan dengan baik dan tenaga kita tidak terkuras karena emosi berlebih.
  • Jangan pernah memaksakan diri jika kondisi fisik tidak memungkinkan. Jika tidak kuat di perjalanan, tidak ada salahnya melipat sepeda dan mencegat angkutan umum ke tempat kerja. :)

Semoga bermanfaat. Tetap puasa dan tetap gowes di bulan puasa. Selamat mencoba!

JogLo Attack 2012 (Jambore Sepeda Wisata)

Thursday, July 12th, 2012

Pada tanggal 17-19 Mei 2012, Id-foldingbike yang bekerjasama dengan JFB dan@Seli mengadakan acara yang bertajuk JogLo Attack 2012 atau Jambore Sepeda Wisata yang diadakan di kota Jogjakarta dan Solo.

Berikut reportase video Jogja dan Solo Attack:

 

Joglo Attack Part 1 (Video: Ferico Achmad Nurzaman Idfb)

[youtube]https://www.youtube.com/watch?v=ZuQ6MyqjfRA&feature=relmfu[/youtube]

 

JogLo Attack Part2 – Gowes Candi ratu Boko (Video: Ferico Achmad Nurzaman Idfb)

[youtube]https://www.youtube.com/watch?v=T6fi8kXdMX0&feature=relmfu[/youtube]

 

JogLo Attack Part 3 – Gowes ke Pengging (Video: Ferico Achmad Nurzaman Idfb)

[youtube]https://www.youtube.com/watch?v=_y0otgGTjUE&feature=relmfu[/youtube]

 

Indonesia Raya jogja Attack (Video: Yuniar Wahyu Gunawan – Komselis)

[youtube]https://www.youtube.com/watch?v=by5vG3HBdLA&list=UU5lahYMdGZlTD5mN935eFYQ&index=1&feature=plcp[/youtube]

 

Goyang maut (Video: Yuniar Wahyu Gunawan – Komselis)

[youtube]https://www.youtube.com/watch?v=hVbSZv7lTQE&list=UU5lahYMdGZlTD5mN935eFYQ&index=2&feature=plcp[/youtube]

 

JogLo Attack 2012 Nite Ride Solo (Video: Ferico Achmad Nurzaman Idfb)

[youtube]https://www.youtube.com/watch?v=gVJ7Pwf1XNo[/youtube]

 

Gowes Solo (Video: Danu Hermawan – Idfb)

[youtube]https://www.youtube.com/watch?v=cAL35cOtotk[/youtube]

 

Gowes ke Pengging (Video: Danu Hermawan – Idfb)

[youtube]https://www.youtube.com/watch?v=zktSKWz14zU[/youtube]

 

Gobar Candi (Video: Danu Hermawan)

[youtube]https://www.youtube.com/watch?v=Kp0gnyGCLN8[/youtube]

Downtube 9FS

Wednesday, July 11th, 2012

Review kali ini kita akan membahas salah satu tunggangan dari wakil ketua Komselis yang sering disapa dengan sebutan Pak Wali, om Eko S. Darminto.

Salah satu koleksi sepeda lipat yang dimiliki beliau adalah Downtube 9FS 2011. FS disini merupakan singkatan dari Full Suspension.

Menurut berbagai info melalui web, sepeda lipat ini memiliki harga berkisar 4 juta-an.

Pak Wali dan 9FS-nya

Spesifikasi:

  • Folded size: approx 30 x 60 x 81 cm (12″ x 23.6″ x 33″) rear swingarm is removable for super compact folding (used on airplanes and boats)
  • Weight: 27 lbs.
  • Folding time: 10 sec
  • Rider Height: 4’9″-6’4″
  • Rider Weight 245lb max
  • Frame: Xtra light Aluminum frame and swing arm with water bottle cage braze-ons and balance bar with 850lb coil spring shock
  • Fork: Zoom fork with disc tabs for disc brakes
  • Saddle: Velo “love channel” saddle
  • Seat post: Kalin 500mm Aluminum seat post
  • Brakes: C Star Aluminum V brakes with strong springs
  • Brake Levers: Radius Aluminum Brake levers
  • Front wheel: Quando 24H QR disc hub with double wall rim
  • Rear Wheel: Quando 28H QR disc cassette hub with double wall rim
  • Tires: Kenda 20×1.5″ front and 20×1.75″ rear
  • Shifters: Sun Race 9sp triggers
  • Cassette: Sun Race 9sp 11-32
  • Derailleur: Sun Race M93 9sp
  • Cranks: Prowheel aluminum 170mm 48T with chain guard
  • Chain: KMC
  • Pedals: Folding right and left

Downtube 9FS

Downtube 9FS dalam kondisi terlipat

Suspensi:

Depan: Menggunakan fork Zoom yang memiliki dudukan untuk pemasangan disc brake jika ingin memodifikasinya. Sistim pengereman standard menggunakan V-brake.

Belakang: Menggunakan model spring atau per. Posisi keras – lembut bisa diatur.

Sangat nyaman digunakan di jalan semi offroad ataupun jalan berpaving, namun masih memiliki efek boobing ketika digowes di jalan aspal walaupun suspensi belakang sudah di set pada settingan terkeras.

fork depan Zoom

suspensi belakang masih menggunakan model spring

terdapat dudukan untuk memasang disc brake pada fork depan dan swing arm belakang.
(disc brake merupakan tambahan modifikasi dari pemilik, spec asli menggunakan v-brake)

Handling:

handle bar yang panjang, memudahkan dalam pengendalian.
(extended stem Satori merupakan tambahan modifikasi dari pemilik)

Sistem perpindahan gear:

Sudah menggunakan cassete, sehingga jika ingin upgrade ke 10 speed tidak perlu lagi mengganti hub.

Bottom bracket sudah menggunakan model sealed bearing, bukan pelor / gotri sehingga lebih awet dan tahan untuk digowes dalam jarak jauh.

Dudukan untuk memasang FD sudah tersedia. Hanya tinggal menambahkan FD dengan type brace-on jika ingin menggunakan dual chainring.

sprocket dan RD

frame sudah memiliki dudukan untuk memasang FD, sehingga tidak membutuhkan adaptor tambahan.
(FD dan dual chainring Sora merupakan tambahan modifikasi dari pemilik)

Sistem pengunci lipatan:

Tuas pengunci lipatan yang sederhana namun kokoh. memungkinkan penggantian yang mudah jika terjadi kerusakan.

Foto: Eko S. Darminto

Sumber: http://downtube-indonesia.blogspot.com/2010/08/downtube-9fs.html

N-Rit Master Vision G3 Original

Monday, July 2nd, 2012

Oleh: Dany Saputra (http://danysaurus.wordpress.com/)

Ketika saya berkunjung ke Ace Hardware, saya menemukan sebuah cap light atau dalam bahasa ndesonya lampu yang bisa dipasang di ujung topi. Sebenarnya ga mau beli karena harganya mahal (sekitar 150 ribuan kalau ga salah) namun saat bertanya ada diskon ternyata pramuniaganya bilang kalau diskon 70%. Alhasil, cap light ini terbeli dengan harga 51 ribu.

Ini adalah sebuah cap light multifungsi. Salah satu produk outdoor N-Rit dari Korea yang beredar di Indonesia. Dalam paket penjualannya, ternyata ada berbagai tipe untuk seri G3. Tipe General Uses (seperti yang saya beli), Night Fishing (dilengkapi 2 LED ungu di tengah untuk menarik ikan), dan Hunting and Tracking (dengan 2 LED hijau di tengah). Namun sepertinya hanya tipe General Uses yang di jual oleh Ace Hardware.

Berbagai Type N-Rit G3

Paket Pembelian:

  • Cap light
  • USB charger

Spesifikasi:

  • 6 Z Power LED 24 Lumens (4 lampu putih di tengah dan 2 lampu merah di samping) yang menurut keterangan dalam paketnya 2½ kali lebih terang dari cap light lainnya.
  • Rechargeable battery up to 550 charges (4 jam pengisian).
  • Berat 1.7 oz (ga tau nih, kalo dikonversi jadi berapa gram)

Mode:

  • Mode 1 (2 LEDtengah menyala konstan) – 70 jam.
  • Mode 2 (4 LED tengah menyala konstan) – 40 jam.
  • Mode 3 (4 LED tengah menyala konstan dan 2 LED merah di samping berkedip) – 29 jam.
  • Mode 4 (2 LED merah disamping berkedip) – 130 jam.
  • Mode 5 (2 LED merah disamping menyala konstan) – 85 jam.
  • Mode Anti Serangga (diaktifkan / dinon-aktifkan dengan cara menekan tombol mode selama 1 detik dalam posisi ON).

Review:

Nyala LED-nya sangat terang terutama di lingkungan yang memang gelap dan mnim penerangan.

Ketahanan baterai sangat awet (saya pernah menggunakan 2x seminggu ±4 jam selama 1 bulan) jadi tidak perlu sering di charge.

Untuk mengisi ulang daya batrai bisa juga menggunakan charger HP Nokia tipe lama (bulat besar).

Jika kamu kreatif, cap light ini bisa dijadikan lampu belakang sepeda dengan menggunakan velcro untuk mengikatkan di bawah sadel.

Website resmi: www.n-rit.co.kr

Selamat Malam,

Dany Saputra