Downtube 9FS

Review kali ini kita akan membahas salah satu tunggangan dari wakil ketua Komselis yang sering disapa dengan sebutan Pak Wali, om Eko S. Darminto.

Salah satu koleksi sepeda lipat yang dimiliki beliau adalah Downtube 9FS 2011. FS disini merupakan singkatan dari Full Suspension.

Menurut berbagai info melalui web, sepeda lipat ini memiliki harga berkisar 4 juta-an.

Pak Wali dan 9FS-nya

Spesifikasi:

  • Folded size: approx 30 x 60 x 81 cm (12″ x 23.6″ x 33″) rear swingarm is removable for super compact folding (used on airplanes and boats)
  • Weight: 27 lbs.
  • Folding time: 10 sec
  • Rider Height: 4’9″-6’4″
  • Rider Weight 245lb max
  • Frame: Xtra light Aluminum frame and swing arm with water bottle cage braze-ons and balance bar with 850lb coil spring shock
  • Fork: Zoom fork with disc tabs for disc brakes
  • Saddle: Velo “love channel” saddle
  • Seat post: Kalin 500mm Aluminum seat post
  • Brakes: C Star Aluminum V brakes with strong springs
  • Brake Levers: Radius Aluminum Brake levers
  • Front wheel: Quando 24H QR disc hub with double wall rim
  • Rear Wheel: Quando 28H QR disc cassette hub with double wall rim
  • Tires: Kenda 20×1.5″ front and 20×1.75″ rear
  • Shifters: Sun Race 9sp triggers
  • Cassette: Sun Race 9sp 11-32
  • Derailleur: Sun Race M93 9sp
  • Cranks: Prowheel aluminum 170mm 48T with chain guard
  • Chain: KMC
  • Pedals: Folding right and left

Downtube 9FS

Downtube 9FS dalam kondisi terlipat

Suspensi:

Depan: Menggunakan fork Zoom yang memiliki dudukan untuk pemasangan disc brake jika ingin memodifikasinya. Sistim pengereman standard menggunakan V-brake.

Belakang: Menggunakan model spring atau per. Posisi keras – lembut bisa diatur.

Sangat nyaman digunakan di jalan semi offroad ataupun jalan berpaving, namun masih memiliki efek boobing ketika digowes di jalan aspal walaupun suspensi belakang sudah di set pada settingan terkeras.

fork depan Zoom

suspensi belakang masih menggunakan model spring

terdapat dudukan untuk memasang disc brake pada fork depan dan swing arm belakang.
(disc brake merupakan tambahan modifikasi dari pemilik, spec asli menggunakan v-brake)

Handling:

handle bar yang panjang, memudahkan dalam pengendalian.
(extended stem Satori merupakan tambahan modifikasi dari pemilik)

Sistem perpindahan gear:

Sudah menggunakan cassete, sehingga jika ingin upgrade ke 10 speed tidak perlu lagi mengganti hub.

Bottom bracket sudah menggunakan model sealed bearing, bukan pelor / gotri sehingga lebih awet dan tahan untuk digowes dalam jarak jauh.

Dudukan untuk memasang FD sudah tersedia. Hanya tinggal menambahkan FD dengan type brace-on jika ingin menggunakan dual chainring.

sprocket dan RD

frame sudah memiliki dudukan untuk memasang FD, sehingga tidak membutuhkan adaptor tambahan.
(FD dan dual chainring Sora merupakan tambahan modifikasi dari pemilik)

Sistem pengunci lipatan:

Tuas pengunci lipatan yang sederhana namun kokoh. memungkinkan penggantian yang mudah jika terjadi kerusakan.

Foto: Eko S. Darminto

Sumber: http://downtube-indonesia.blogspot.com/2010/08/downtube-9fs.html

Tags: , , ,

3 Responses to “Downtube 9FS”

  1. bensdoing says:

    sepedanya keren banget nich….sesuai dengan nilai nominalnya :)
    salam kenal !

  2. Dany Saputra says:

    Salam kenal om Yubi…

    Jujur saja, saya juga bingung buat jawab pertanyaan om Yubi, karena memang ukuran ban yang berbeda itu sudah dari sononya alias standard pabrikan.

    Ukuran ban depan dan belakang yang berbeda mungkin memang ditujukan utuk medan yang akan ditempuh sepeda ini. Full Suspensi biasanya digunakan untuk multi-medan, baik itu on-road ataupun off-road. Ban belakang lebih besar juga berfungsi untuk menahan beban ketika membawa barang di pannier belakang, serta meredam getaran di jalan tidak rata (membantu kerja suspensi belakang jika disetting keras). < <<<<<<<<< ———- Ini jawaban ngawur dari orang awam nan nyubie, mohon tidak begitu saja percaya dengan jawaban saya :)

  3. UB says:

    Salam kenal om & nte….
    Saya Yubi Muhwan, cyclist & folding lovers dari jawa timur…
    Mau tanya dari review selinya pak Wali; kenapa ban depan ukurannya lebih kecil dibanding ban depan? Dari beberapa review sepeda yang pernah saya baca, ukuran ban selalu sama kalaupun tidak, ban belakang mempunyai ukuran yang lebih kecil dibandingkan depan…
    Mohon pencerahannya…

Leave a Reply